Masuk Surga Bersama Sahabat Nabi

Surodadi 28 apr 2026. Saat ini kita memasuki musim haji, tentu sangat banyak orang Indonesia yang mampu menunaikan rukun Islam yang hanya berlaku bagi yang mampu ini. Lantas bagi yang belum mampu bagaimana? Disinilah indahnya Islam, pahala yang sama diberikan oleh Allah bagi muslim yang mendoakannya secara diam-diam (tanpa sepengetahuan yang didoakan), ini adalah cara yang paling istimewa, sebab ketika seorang muslim mendoakan kebaikan untuk saudaranya tanpa diketahui oleh orang tersebut, malaikat akan berkata “Amin” dan mendoakan hal yang sama untuk orang yang berdoa (“Dan bagimu juga kebaikan yang sama”).

Bisa jadi yang kita doakan tersebut tidak mengenal kita, atau bahkan mengenal kita tapi tidak baik sama kita, tetap kita doakan dengan ikhlas agar kebaikan diperolehnya. Bila mampu seperti ini maka kebaikan yang lebih besar akan kita peroleh. Berdasarkan Surat Al-Fussilat ayat 34-35, cara untuk mencapai kemuliaan yang berujung pada surga adalah dengan menolak kejahatan dengan perbuatan yang lebih baik (ahsan). Ayat ini mengajarkan akhlak mulia sebagai jalan transformasi sosial dan spiritual.

Bahkan kita bisa bersama para sahabat Nabi bila kita mampu berbuat kebaikan yang sama, lantas apa kebaikan para sahabat Nabi yang bisa kita lakukan? Berdasarkan Surat Al-Hasyr ayat 9, cara untuk mendapatkan keberuntungan, keberhasilan, dan surga Allah adalah dengan menghindari sifat kikir (tamak/bakhil) dan mengutamakan kepentingan orang lain (itsar) di atas kepentingan diri sendiri, meskipun diri dalam keadaan membutuhkan. 

Kita bisa belajar untuk membangun sifat-sifat yang mulia tersebut tanpa biaya, mendapat pahala haji tanpa pergi haji, mendapat kebaikan para sahabat Nabi denga sifat itsar, mulai dari belajar secara tulus memaafkan muslim lain, siapapun dia, “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran: 134)  (kyhbl)  

dari lembah Jodrono